Sabtu, 18 Februari 2012
Rabu, 15 Februari 2012
Cahaya itu Terpancar di Wajahmu
By : Abubakar Yakub Suara syahdu terdengar di telingaku Mengusir suasana bisu Pada keliling nafsu Bersua pada panggilan-MU Kau lantunkan Qalam Allah dengan merdu Atsar nabi terpatri dalam qalbu Orasi kebenaran kau sampaikan dengan khusyu’ Pada jama’ah surau Bagai burung berterbangan keliling angkasa Tak kan menghirau pada semua Bersya’ir indah di tengah jama’ah Membuang syirik pada buih Sejuk qalbu ini menatapmu Aura sukma mengalir haru Di setiap nafas yang bermakna Mengubur keangkuhan sirna Ada cahaya dimatamu Malaikat bertasbih pada sekeliling Berdzikrullah bersama mukhlisin Yang merindu pada syurga firdaus Mataram, 14 Pebruari 2012 Selengkapnya...Senin, 13 Februari 2012
Sahabat
By : Abubakar Yakub
Sahabat.
Engkau sungguh peduli padaku Engkau perhatian padaku
Tak kenal lelah
Tak kenal pasrah Perjuanganmu spiritku
Sahabat...
Malam ini engkau menyapaku dengan semangat
Kau keluarkan aura spirit
Pada jiwamu nan suci
Untuk cinta sahabat sejati
Sahabat..
Letupan emosi yang keluarkan
Membuatku tersentak dalam lamunan
Mengajakku berontak dengan dinamika
Di tengah gelora membahana
Tetapi sayang, Sahabat...
Engkau memaksaku bersikap
Pada keputusan yang kau singkap
Di tengah gejolak jiwa yang redup
Membuatku semakin terlelap
Dengan dinamika hidup
Tetapi...sahabat
Engkau tetap sabahat sejatiku
Merasakan hati yang risau
Untuk menemukan sang sahabat
Pendamping hidup sampai kiamat
Mataram, 14 Pebruari 2012 Pukul 00.19 Dini Hari Selengkapnya...
Minggu, 05 Februari 2012
Aku masih disini
By : Abubakar Yakub Disini aku merenung Disini aku bermimpi Negeri ini akanku labuhkan kemana Dermaga tak jua mau menampung Berdiri di tengah lautan Tak jelas entah kemana. Aku masih disini Kaki ini tak jua beranjak Mata ini masih tak jua kantuk Dada ini terasa sesak Di kelilingi kegundahan kehendak Aku masih disini Masih menatap kemana harus melangkah Melihat banyak tingkah Potret negeri yang kian angkuh Membuatku meringkih Aku masih disini Bukan untuk menyerah padamu Apalagi lari dari kejaranmu Karena aku tau Kau membutuhkanku Hari ini aku tak lagi disini Hari ini aku wujudkan ambisi Menebar benih-benih suci Pada ibu pertiwi Mataram, 28 Januari 2011 pukul 01.03 Dini hari Selengkapnya...Minggu, 23 Oktober 2011
Ngali At My Memory By: Abubakar Yakub Ngali adalah nama kampung halamanku. Desa itu berada di Kecamatan Belo Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sebuah desa yang melahirkan begitu banyak pelajaran dalam hidupku. Desa yang selalu membuatku rindu kala aku beradad di perantauan. Desa yang tak pernah lekang dalam ingatanku. Bukan hanya aku dibesarka disana, bukan pula karena kemashuran namanya, namun dinamika dan kulturnya yang unik. Tetapi Kini, desaku lagi di landa duka. Duka itu adalah bencana kebakaran. Kebakaran yang menghanguskan 46 rumah. yang membuat masyarakatnya tidur di tenda-tenda. Ketugianpun tak terhitung jumlahnya.Kesedihan itupun tak berlangsung lama. Dorongan terus berdatangan bukan hanya dalam bentuk materi, namun spritual dan emosional. Dalam beberapa hari itupu bantuan terus berdatangan dari berbagaia kalangan. Baik dari masyarakat yang berada di luar desa maupun dari Pemerintah Daerah. Musibah itu pula telah membuat solidaritas masyarakat kembali terbangun dengan kokoh. Potret desa itu sedikit aku gambarkan dalam puisi singkat. Puisi ini sebagai pengobat rindu kala aku mengingatnya. Terlebih di saat aku tak menyaksikan derita dan duka. Aku yakin puisi ini tak mampu menggambarkan seluruh kerindukan dan kenanganku, paling tidak ini adalah langkah awal untuk aku memulai merangkai kalimat rindu yang nantinya menjadi sebuah album memori. Kampung yang membesarkaku Kampung yang mengajariku akan kesederhanaan Kampung yang mengajari akan arti sebuah perjuangan Kampung yang senantiasa dirindukan kala di perantauan Ngali....... Kini kau dilanda duka Puluhan rumah dilalap di jago merah Yang tersisa hanyalah puing yang berserakan Yang tersisa hanyalah tatapan hampa Yang tersisa hanyalah gundah Yang tersisa hanyalah kesedihan Namun..... Aku yakin Duka itu akan segera berakhir Kesedihan itu akan sirna Karena aku tau Penghunimu adalah manusia2 tangguh Yang tak kenal menyerah apalagi putus asa. Bravo DOu Ngali Mataram, 5 Oktober 2011 Selengkapnya...
Senin, 29 Agustus 2011
Selamat Jalan Kekasih
" Selamat Jalan "
By : Abubakar Yakub, S.Sos
Selamat jalan bulan inspirasi
Selamat jalan kekasihku
Aku berat melepas kepergianmuselamat jalan kekasih
semoga kita berjumpa lagi
ngali, 29 Agustus 2011
Selengkapnya...