Atas Nama Dedikasi
By : Abubakar Yakub, S.Sos* Namamu kerap dipertontonkan di media Bukan hanya menyoroti program dan rencana kerjamu Bukan pula dedikasi dan perjuangan para birokratmu Apalagi reputasi dan kreativitasnya Namun.... Namamu menjadi nyaring Ketika lapak-lapak di pinggir jalan digusur Ketika tapal batas daerah diperebutkan Ketika lahan yang tak jelas kepemilikan diperebutkan Ketika lahan produktif ditelantarkan Ketika distribusi aset itu tak merata Walau itu bagian dari tupoksimu Sungguh Mulia Tugasmu Sejengkal tanah di nusantara ini harus kau ukur Monumen berupa tugu harus kau tegakkan Semua letak tanah harus terpetakan Agar jelas koordinat dan peruntukannya Semua orang mengadilimu Semua orang menghakimimu Semua orang meneriakimu Bahkan mendemomu Jika lembaran hak itu tak kau berikan pada pemilikinya Jika tanah itu masih juga tak bersertipikat Jika yang sebidang itu masih disengketakan Karena tugasmu memastikan kepemilikan tanah di nusantara ini Sebab dipundakmu legalisasi aset itu dipertaruhkan Sungguh Mulia Tugasmu Begitu berat beban yang kau emban Tidak saja mendisiplinkan pegawai dan birokratmu Tetapi juga sejengkal tanah yang tak terurus sesuai peruntukkan Tidak saja kau menghukumi pegawaimu melanggar etika Tetapi juga kepada siapapun yang menelantarkanmu Dengan kewenanganmu kau mediasi setiap pengaduan Kau layani mereka layaknya Konferensi Meja Bundar (KMB) Filosofi kekeluargaan kau kedepankan Kau dekati mereka dengan bahasa nurani Kau ajak bicara dari hati ke hati Tanpa mengabaikan aspek fisik dan yuridis Agar masalah tak berujung ke Pengadilan Lihatlah hamparan tanah dari sabang sampai Merauke Kau tak sisakan tanah sejengkalpun Semua itu ada dipundakmu Karena tanah adalah mata air kehidupan Karena tanah adalah sumber kesejahteraan dan penghidupan Karena tanah adalah pemersatu bangsa Kau jadikan tanah sebagai keberlanjutan hidup manusia Kau tata demi sebuah negeri Untuk dan atas nama rakyat I N D O N E S I A ....... Mataram, 28 Oktober 2011 * Penulis adalah Staff Bagian Umum dan Informasi Kanwil BPN Provinsi Nusa Tenggara Barat. Selengkapnya...Selasa, 19 Juni 2012
Jumat, 23 Maret 2012
Satu Jam Mengembara
By : Abubakar Yakub Bergumul dengan ilusi dan fantasi Di Tengah hening membisu Dalam merekam dan menerka Merekonstruksi imajinasi Menghadirkan inspirasi Satu jam masih tersisa Akan aku gunakan untuk apa ya? Harus aku lakukan apa lagi? Bingung... Harus apa dan entah bagaimana Mengisi dan menginspirasi diri Dalam kubangan kebodohan dan kegamangan Masih tersisa berpuluh menit Mengembara ke seluruh alam Bercengkerama dengan kebingunan Entah apa yang di dapat Masih tersisa beberapa menit Bercengkerama dengan keadaan Yang tak jua memberikan kepastian Tentang apa yang harus aku lakukan Tinggal beberapa menit Terus mengasah dan menggali Melawan keangkuhan nafsu Berkarya dalam kegelapan Memaksa keserakahan birahi Yang tak mampu dibendung Satu jam telah berakhir Semua telah tertulis Meski dengan keterpaksaan Dengan hasil yang seadanya Bukti karya dan kreasi sederhana Untuk mengenang SATU JAM Di tengah kebimbangan dan kegamangan. Kanwil BPN Provinsi Nusa Tenggara Barat, 6 Maret 2012 Pukul 14.55 Wita Selengkapnya...Senin, 05 Maret 2012
Engkaulah sang Juara
By : Abubakar Yakub Ku tatap sejauh mata ini mengukir Di setiap perjalanan panjang hidupku Di setiap lorong kehidupan ku jalani Berharap suaPada insan mulia Namun.... Semua itu hanpa Semua itu hanya fatamorgana Bersandiwara dalam drama kenisbian Engkaulah sang juara Kesabaran telah kau lukiskan dalam sanubari Engkau kubur ego dan ambisi Engkau memberi inspirasi Tanpa peduli dan permisi Pada kekacauan kondisi Engkaulah sang juara Memahami dalam setiap tangisku Membalas keluhan denga senyummu Mengajariku meniti tangga penuh liku Menggapai cinta walau penuh pilu Engkaulah sang juara Tak kau hiraukan dirimu Meski tubuh letih Usia di makan waktu Engkau selalu menyapaku dengan senyum Engkaulah sang juara Engkau mengumpulkan semua keluh kesah Engkau tempat tumpahan kemarahan Engkau tempat caki maki Engkau kerap dipersalahkan Tetapi............. Semua itu kau balas dengan senyum Semua itu kau balas dengan nurani Engkau mengukir sejarah hidupmu Engaku mengukir sejarah hidupku Engkau mengukir sejarah hidup kita Engkau pula mengukir sejarah bangsa dan negara Mataram, 18 Pebruari 2012 Pukul 00.44 dini hari Selengkapnya...
Sabtu, 18 Februari 2012
Rabu, 15 Februari 2012
Cahaya itu Terpancar di Wajahmu
By : Abubakar Yakub Suara syahdu terdengar di telingaku Mengusir suasana bisu Pada keliling nafsu Bersua pada panggilan-MU Kau lantunkan Qalam Allah dengan merdu Atsar nabi terpatri dalam qalbu Orasi kebenaran kau sampaikan dengan khusyu’ Pada jama’ah surau Bagai burung berterbangan keliling angkasa Tak kan menghirau pada semua Bersya’ir indah di tengah jama’ah Membuang syirik pada buih Sejuk qalbu ini menatapmu Aura sukma mengalir haru Di setiap nafas yang bermakna Mengubur keangkuhan sirna Ada cahaya dimatamu Malaikat bertasbih pada sekeliling Berdzikrullah bersama mukhlisin Yang merindu pada syurga firdaus Mataram, 14 Pebruari 2012 Selengkapnya...Senin, 13 Februari 2012
Sahabat
By : Abubakar Yakub
Sahabat.
Engkau sungguh peduli padaku Engkau perhatian padaku
Tak kenal lelah
Tak kenal pasrah Perjuanganmu spiritku
Sahabat...
Malam ini engkau menyapaku dengan semangat
Kau keluarkan aura spirit
Pada jiwamu nan suci
Untuk cinta sahabat sejati
Sahabat..
Letupan emosi yang keluarkan
Membuatku tersentak dalam lamunan
Mengajakku berontak dengan dinamika
Di tengah gelora membahana
Tetapi sayang, Sahabat...
Engkau memaksaku bersikap
Pada keputusan yang kau singkap
Di tengah gejolak jiwa yang redup
Membuatku semakin terlelap
Dengan dinamika hidup
Tetapi...sahabat
Engkau tetap sabahat sejatiku
Merasakan hati yang risau
Untuk menemukan sang sahabat
Pendamping hidup sampai kiamat
Mataram, 14 Pebruari 2012 Pukul 00.19 Dini Hari Selengkapnya...
Langganan:
Postingan (Atom)