SELAMAT DATANG DI ALAM INSPIRASI.....INI HANYALAH CATATAN KECIL KISAH YANG TERCECER DI LORONG KEHIDUPAN.......

Senin, 05 Maret 2012

Engkaulah sang Juara

By : Abubakar Yakub
Ku tatap sejauh mata ini mengukir
Di setiap perjalanan panjang hidupku
Di setiap lorong kehidupan ku jalani
Berharap sua
Pada insan mulia
Namun....
Semua itu hanpa
Semua itu hanya fatamorgana
Bersandiwara dalam drama kenisbian
Engkaulah sang juara
Kesabaran telah kau lukiskan dalam sanubari
Engkau kubur ego dan ambisi
Engkau memberi inspirasi
Tanpa peduli dan permisi
Pada kekacauan kondisi
Engkaulah sang juara
Memahami dalam setiap tangisku
Membalas keluhan denga senyummu
Mengajariku meniti tangga penuh liku
Menggapai cinta walau penuh pilu
Engkaulah sang juara
Tak kau hiraukan dirimu
Meski tubuh letih
Usia di makan waktu
Engkau selalu menyapaku dengan senyum
Engkaulah sang juara
Engkau mengumpulkan semua keluh kesah
Engkau tempat tumpahan kemarahan
Engkau tempat caki maki
Engkau kerap dipersalahkan
Tetapi.............
Semua itu kau balas dengan senyum
Semua itu kau balas dengan nurani
Engkau mengukir sejarah hidupmu
Engaku mengukir sejarah hidupku
Engkau mengukir sejarah hidup kita
Engkau pula mengukir sejarah bangsa dan negara
Mataram, 18 Pebruari 2012 Pukul 00.44 dini hari
Selengkapnya...

Rabu, 15 Februari 2012

Kajian.Net
Selengkapnya...

Cahaya itu Terpancar di Wajahmu

By : Abubakar Yakub
Suara syahdu terdengar di telingaku
Mengusir suasana bisu
Pada keliling nafsu
Bersua pada panggilan-MU
Kau lantunkan Qalam Allah dengan merdu
Atsar nabi terpatri dalam qalbu
Orasi kebenaran kau sampaikan dengan khusyu’
Pada jama’ah surau
Bagai burung berterbangan keliling angkasa
Tak kan menghirau pada semua
Bersya’ir indah di tengah jama’ah
Membuang syirik pada buih
Sejuk qalbu ini menatapmu
Aura sukma mengalir haru
Di setiap nafas yang bermakna
Mengubur keangkuhan sirna
Ada cahaya dimatamu
Malaikat bertasbih pada sekeliling
Berdzikrullah bersama mukhlisin
Yang merindu pada syurga firdaus
Mataram, 14 Pebruari 2012
Selengkapnya...

Senin, 13 Februari 2012

Sahabat

By : Abubakar Yakub

Sahabat.
Engkau sungguh peduli padaku Engkau perhatian padaku
Tak kenal lelah
Tak kenal pasrah Perjuanganmu spiritku
Sahabat...
Malam ini engkau menyapaku dengan semangat
Kau keluarkan aura spirit
Pada jiwamu nan suci
Untuk cinta sahabat sejati
Sahabat..
Letupan emosi yang keluarkan
Membuatku tersentak dalam lamunan
Mengajakku berontak dengan dinamika
Di tengah gelora membahana
Tetapi sayang, Sahabat...
Engkau memaksaku bersikap
Pada keputusan yang kau singkap
Di tengah gejolak jiwa yang redup
Membuatku semakin terlelap
Dengan dinamika hidup
Tetapi...sahabat
Engkau tetap sabahat sejatiku
Merasakan hati yang risau
Untuk menemukan sang sahabat
Pendamping hidup sampai kiamat
Mataram, 14 Pebruari 2012 Pukul 00.19 Dini Hari
Selengkapnya...

Minggu, 05 Februari 2012

Aku masih disini

By : Abubakar Yakub
Disini aku merenung
Disini aku bermimpi
Negeri ini akanku labuhkan kemana
Dermaga tak jua mau menampung
Berdiri di tengah lautan
Tak jelas entah kemana.
Aku masih disini
Kaki ini tak jua beranjak
Mata ini masih tak jua kantuk
Dada ini terasa sesak
Di kelilingi kegundahan kehendak
Aku masih disini
Masih menatap kemana harus melangkah
Melihat banyak tingkah
Potret negeri yang kian angkuh
Membuatku meringkih
Aku masih disini
Bukan untuk menyerah padamu
Apalagi lari dari kejaranmu
Karena aku tau
Kau membutuhkanku
Hari ini aku tak lagi disini
Hari ini aku wujudkan ambisi
Menebar benih-benih suci
Pada ibu pertiwi
Mataram, 28 Januari 2011 pukul 01.03 Dini hari
Selengkapnya...

Minggu, 23 Oktober 2011

Ngali At My Memory By: Abubakar Yakub Ngali adalah nama kampung halamanku. Desa itu berada di Kecamatan Belo Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sebuah desa yang melahirkan begitu banyak pelajaran dalam hidupku. Desa yang selalu membuatku rindu kala aku beradad di perantauan. Desa yang tak pernah lekang dalam ingatanku. Bukan hanya aku dibesarka disana, bukan pula karena kemashuran namanya, namun dinamika dan kulturnya yang unik. Tetapi Kini, desaku lagi di landa duka. Duka itu adalah bencana kebakaran. Kebakaran yang menghanguskan 46 rumah. yang membuat masyarakatnya tidur di tenda-tenda. Ketugianpun tak terhitung jumlahnya.Kesedihan itupun tak berlangsung lama. Dorongan terus berdatangan bukan hanya dalam bentuk materi, namun spritual dan emosional. Dalam beberapa hari itupu bantuan terus berdatangan dari berbagaia kalangan. Baik dari masyarakat yang berada di luar desa maupun dari Pemerintah Daerah. Musibah itu pula telah membuat solidaritas masyarakat kembali terbangun dengan kokoh. Potret desa itu sedikit aku gambarkan dalam puisi singkat. Puisi ini sebagai pengobat rindu kala aku mengingatnya. Terlebih di saat aku tak menyaksikan derita dan duka. Aku yakin puisi ini tak mampu menggambarkan seluruh kerindukan dan kenanganku, paling tidak ini adalah langkah awal untuk aku memulai merangkai kalimat rindu yang nantinya menjadi sebuah album memori. Kampung yang membesarkaku Kampung yang mengajariku akan kesederhanaan Kampung yang mengajari akan arti sebuah perjuangan Kampung yang senantiasa dirindukan kala di perantauan Ngali....... Kini kau dilanda duka Puluhan rumah dilalap di jago merah Yang tersisa hanyalah puing yang berserakan Yang tersisa hanyalah tatapan hampa Yang tersisa hanyalah gundah Yang tersisa hanyalah kesedihan Namun..... Aku yakin Duka itu akan segera berakhir Kesedihan itu akan sirna Karena aku tau Penghunimu adalah manusia2 tangguh Yang tak kenal menyerah apalagi putus asa. Bravo DOu Ngali Mataram, 5 Oktober 2011 Selengkapnya...