Inilah
jalanku “
By : Abubakar Yakub, S.Sos.
Walau di
luar sana berkecamuk
Memaksamu
berontak

Yang tak
kau anggap remuk
Berjalanlah
pada koridor
Dengan
penuh sadar
Untuk
tetap berikhtiar
Karena
itulah qadar
Yang
harus dijalani dengan sabar
Yakinkan
diri
Walau
dunia penuh misteri
Karena
disana telah menanti
Itulah
cara Illahi
Menyayangi
dan mencintai
Kota Bima, 23 Oktober 2013 Pukul
15:39
MALAM INI
Malam ini
Ku menyaksikan manusia
penuh ambisi
Menyalurkan nafsu
birahi
Dengan penuh sensasi
Tanpa mampu dibatasi
Malam ini
Kumerenung di tengah
hiruk pikuk
Menatap kehidupan yang
penuh sesak
Tanpa mampu berkata
Hanya diam semata
Malam ini
Manusia penuh agenda
Yang tidak mengenal
kata tunda
Walau hanya sesaat
Untuk menuruti yang
sesat
Malam ini
Aku hanya menyendiri
Di terangi bulan
menyinari
Menulis bai’t-ba’it
puisi
Untuk menghibur diri
Malam ini
Ditemani sang malam
Meski udara begitu
mencekam
Spiritku terus
menghujam
Mengurai kegundahan
yang kian lama bungkam
Menyaksikan potret yang
kejam
Mataram (malam minggu),
05 Juni 2010
Sahabat.
Engkau
sungguh peduli padaku
Engkau
perhatian padaku
Tak
kenal lelah
Tak
kenal pasrah Perjuanganmu spiritku
Sahabat...
Malam
ini engkau menyapaku dengan semangat
Kau
keluarkan aura spirit
Pada
jiwamu nan suci
Untuk
cinta sahabat sejati
Sahabat..
Letupan
emosi yang keluarkan
Membuatku
tersentak dalam lamunan
Mengajakku
berontak dengan dinamika
Di
tengah gelora membahana
Tetapi
sayang, Sahabat...
Engkau
memaksaku bersikap
Pada
keputusan yang kau ungkap
Di
tengah gejolak jiwa yang redup
Membuatku
semakin terlelap
Dengan
dinamika hidup
Tetapi...sahabat
Engkau
tetap sabahat sejatiku
Merasakan
lika liku
Meski
diterpa galau
Karena
sahabat tak kenal masa lalu
Mataram, 14 Pebruari 2012
Penulis
adalah Pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Bima
ru'u cou ke
BalasHapuspas liat puisinya co-ol abis...
BalasHapuspas liat potonya...kykny prlu diedit abis....
hahahaha
Singkuk.ru'u yang merasa
BalasHapusMaz Cas: he..he..silakan di edit.